Rabu, 31 Desember 2008

Maryamah Karpov

Kemarin malam baru saja buku terakhir dari tetralogi karya Andrea Hirata selesai mimi baca. Buku ini diberi judul Maryamah karpov. Mimi gak habis pikir kenapa buku ini diberi judul itu. Padahal bagian yang menceritakan tentang Maryamah karpov sangat sedikit dan bukan inti dari cerita ini. Tapi.. sah sah saja mau dijuduli apapun. Mungkin diberi judul seperti ini dengan maksud agar membuat pasar penasaran dan membeli buku tersebut. Karena di buku ketiganya Edensor memang membutuhkan jawaban atas pencarian seorang perempuan yang menjadi sumber inspirasi seorang Ikal. Dengan dijuduli nama seorang perempuan, para pembaca diajak mengira-ngira siapakah Maryamah Karpov itu dan apa hubungannya dengan A Ling yang dicari oleh Ikal.

Bahasa yang dipakai di buku keempat ini seperti buku sebelumnya menghentak-hentak kesadaran. Di sini prinsip-prinsip hidup ikal sebagai seorang pemberani terkesplisitkan lewat kata-kata dahsyat tentang penolakan terhadap nasib yang dialami dirinya dan ayahnya.

Cinta bisa menjadi kekuatan yang sangat dahsyat bagi seorang yang merasakannya. Sehingga bisa membuat seseorang melakukan hal yang mungkin mustahil dilakukan siapapun. Cinta bisa membimbing seseorang menemui yang dicintainya dimanapun berada. Cinta juga membuat seseorang mampu bertahan bahkan rela menyerahkan hal yang paling berharga yaitu nyawa.

Mimi tidaklah seberani Ikal pada titik itu. Mungkin perasaan jatuh cinta seperti yang dirasakan Ikal berbeda dengan yang mimi alami. Mimi pernah merasakan jatuh cinta namun perasaan ini layu sebelum berkembang. Cinta ini bila diteruskan mungkin bisa membuat mimi kena penyakit gila nomor dua puluh dua seperti pengkategorian penyakit gila yang selalu dilakukan Ikal. Namun Allah menyayangi mimi dan Ia menentukan akhir cinta itu dengan"bertepuk sebelah tangan" kacian deh mimi.

Pada akhirnya mimi ditemukan cinta yang lain. Cinta yang tenang. Cinta yang damai. Cinta yang aman bagi semua pihak. Termasuk menghindarkan mimi dari dari penyakit gila he he. Cinta ini seperti cinta Arai pada Zakiah Nurmala. Akhirnya dalam ikatan cinta suci inilah cinta mulai tumbuh dalam hati mimi dan semakin kokoh terhunjam.

Cinta dahsyat ikal pada A Ling yang menjadikannya menjelajahi hampir separuh belahan dunia dan menjadi arah hidupnya tak berkutik oleh pandangan kesedihan ayahnya. Entah apa ujung dari kisah cinta ini karena tetap saja Andrea hirata menggantung kisah ini.

Minggu, 28 Desember 2008

Happy New Year

Hari ini adalah hari pertama di tahun 1430 H. Duh... usia terus saja bertambah, tapi amal sholeh kayaknya belum bertambah dengan signifikan. Mengawali tahun ini mimi memiliki beberapa Resolusi agar setiap apa yang dilakukan kedepan merupakan rangkaian dari puzzle amal sholeh yang disusun untuk menemui Raja sejati. Setahun kedepan mimi berharap akan:
1. Ritual bermesraan dengan Penguasa seluruh alam semakin intim. Setahun kebelakang agak kendor. Setelah baca "Musafir Cinta" Habiburrahman el-Siraji hati ini begitu tersentak ternyata apa yang dialami oleh Iqbal Maulana juga teralami oleh jiwa ini dimana Kebahagiaan sejati hanya didapat bila ada dalam ketaatan pada-Nya. Saat sedikit menjauh...maka kesejatian diripun seolah semakin jauh. Semoga...semoga...semoga..
2. Keluarga semakin solid dalam ikatan Cinta Ilahi. Fatima Mernissi menceritakan perjalanan hidupnya dalam "Perempuan-perempuan haremku". Ibu fatima memberikan ispirasi bahwa pada saat seorang perempuan kritis terhadap segala dominasi yang akan membuatnya menderita justru akan membuat keluarga tersebut semakin harmonis. Rumah tangga yang dibangun semakin berwarna, cerah dan saling menguatkan bukan semakin membosankan. Ayah Fatima yang mencintai ibunya tidak merasa otoritasnya sebagai laki-laki berkurang dengan kekritisan istrinya. Justru semakin mencintainya. Terbukti dengan tidak berpoligaminnya ayah Fatima dan lahirlah sesosok generasi penerus yang brilian yaitu Fatima. Meski beberapa reaksi ibu Fatima tidak akan jadi ikutan karena konteks nya juga berbeda.
3. Kedua bidadari kecilku semakin semangat belajar. Semangat mencoba dan semangat memahami Islam. Ditengah kesibukan dari berbagai fungsi yang dijalankan semoga setiap waktu bersama mereka adalah waktu yang berkualitas. Ini terlahir bila diri mengasah terus kesabaran. Sabarkan Ya Allah dan aku akan berusaha.
4. Pengennya nerusin lagi ngambil S3 jurusan Agama dan Filsafat semoga Allah membukakan pintu rizkinya untuk urusan ini
5. Buku "Kenalan dengan Gender? Siapa Takut!" segera terbit, duh... susah banget nyelesaiin buku yang baru ditulis sekitar 20%.
6. Resic mendapatkan funding untuk mensupport kegiatan.
7. Semakin produktif menulis dan berkarya. Mau jadi Intelektual selebritis??? Ogah... ah jadi intelektual kritis emansipatoris dan berguna buat masyarakat aja.
Tujuh dulu deh takut gak kesampaian

Jumat, 19 Desember 2008

Liburan

Sebentar lagi liburan. Segudang agenda masih harus diselesaikan. Bagi seorang ibu adakah liburan? Ibu merupakan salah satu fungsi dari seorang muslimah disamping fungsi yang lainnya. Apakah seorang muslimah pernah libur dalam menjalankan aktifitas hidupnya? Kayaknya sih engga... Mungkin yang libur adalah beberapa aktifitas yang terkait dengan beberapa fungsi yang lain seperti fungsi pengajar pada beberapa perguruan tinggi, tapi aktifitas yang tak kalah banyaknya sudah kembali menunggu. Tapi itulah hidup harus terus beraktifitas. Karena disitulah amal sholeh bisa terus kita raih.

Fitnah Lelaki Ganteng

Pandemi covid 19 membatasi interaksi sosial manusia. Hal ini membuat semakin banyak orang yang menggunakan internet sebagai media bersosia...