Halal Bihalal AIC 97

1 Comments
Empat belas tahun bukan masa yang singkat dalam perjalanan hidup manusia. Selama itu kami tak pernah sekalipun berjumpa. Perpisahan merupakan sunnatullah yang harus dijalani. Masing-masing menjalani takdirnya. Menempuh sebuah garis yang tak memiliki siaran ulang.

Beberapa kali kegiatan sudah digelar untuk mempertemukan kami. Namun tak jua takdir bisa mewujudkannya. Selalu ada hal prioritas lain yang lebih utama, dari pada sekedar bertemu tanpa makna. Benarkah tak akan ada makna? untuk apa berbagai keutamaan silaturahmi mengemuka? Mungkin diri inilah yang belum peka.

Silaturahmi di dunia maya terjalin dengan erat. Membangkitkan berbagai kenangan 14 tahun lalu. Sebuah episode bersama di sebuah Ma'had. Ma'had yang sampai kapan pun kami cintai dengan sepenuh hati. Ashiddiqiyah tercinta.

Ma'had ini telah mematri kami untuk mencintai Ia tanpa syarat. Ma'had ini telah menggembleng kami menapaki hidup dengan berani. Hanya dengan bergantung pada-Nya sumber kekuatan utama. Mengalokasikan sepertiga malam sebagai kewajiban berkhalwat dengan-Nya.

Kemarin...sebuah pulau menjadi saksi eratnya persaudaraan yang terjalin. Pulau Untung Jawa demikianlah namanya. Kebersahajaan telah mengantarkan kami sampai disana. Ketulusan panitia dan tuan rumah membingkai acara silaturahmi.

Semoga silaturahmi yang akan digelar nanti bisa menghadirkan lebih banyak lagi alumni santri. Bergandeng tangan bersama untuk kehidupan yang lebih baik lagi. Menebar kebaikan dan manfaat untuk sesama.


You may also like

1 komentar: